Apa itu Bitcoin – Wejangan Lupitwati Seri 1

104
0
SHARE

Apa itu Bitcoin. Kali ini kalian paralocho akan dipandu oleh Mbak Retna Dewi Lupitwati, istri pertama Mas Locho yang sangat cantik dan penuh intrik. Meski demikian dia sangat baik dan akan membantu kalian menelisik dan memahami teknologi baru mata uang digital yang bernama Bitcoin. Silahkan disimak, Mbak Lupitwati ini sedikit bicara tapi langsung tungjepoint.

Apa itu Bitcoin?

Bitcoin adalah mata uang digital yang dibuat dan dimiliki secara elektronik. Tidak ada satupun badan atau otoritas yang mengendalikannya. Bitcoin tidak dicetak seperti rupiah, dolar atau euro. Bitcoin diproduksi oleh orang-orang yang ikut serta secara sukarela untuk menjalankan sistem yang kemudian disebut penambang. Tugas penambang adalah menjalankan perangkat lunak pada komputer dan memecahkan kode-kode algoritma yang berfungsi sebagai alat untuk memverifikasi dan menyimpan semua data transaksi.
Bitcoin adalah contoh pertama dari kategori uang digital yang berkembang dan dikenal sebagai cryptocurrency.

Baca juga:

Apa itu Cryptocurrency

Apa yang membuatnya berbeda dengan mata uang konvensional?

Bitcoin bisa digunakan untuk membeli barang secara elektronik. Dalam hal ini, ini seperti rupiah, dolar konvensional, euro, atau yen, yang juga diperdagangkan secara digital.

Namun karakteristik bitcoin itu sendiri adalah hal yang paling penting yang membedakan dirinya dengan mata uang konvensional, yaitu desentralisasi. Tidak ada institusi tunggal yang mengendalikan jaringan bitcoin. Hal tersebutlah yang mampu membuat para penggunanya merasa nyaman, bebas dan setara, karena dengan demikian, mereka dapat melepaskan diri dari hegemoni perbankan yang selama ini mengendalikan uang mereka.


Lalu, siapa yang menciptakannya?


Apa itu Bitcoin

Seorang pengembang perangkat lunak misterius bernama Satoshi Nakamoto yang mengusulkan bitcoin yang merupakan sistem pembayaran elektronik berdasarkan bukti matematis. Idenya adalah menghasilkan mata uang yang bebas dan independen dari otoritas pusat manapun, dapat dialihkan secara elektronik, praktis dan cepat, dengan biaya transaksi yang sangat rendah.


Siapa yang mencetaknya?

Tidak ada. Mata uang ini tidak dicetak secara fisik sebagaimana uang konvensional yang dicetak oleh bank sentral. Banyak orang belum paham bahwa seringkali kekuasaan penuh Bank Sentral tersebut cenderung tidak dapat dipertanggungjawabkan dan merugikan masyarakat, mereka cenderung membuat peraturannya sendiri yang pastinya sebisa mungkin menguntungkan diri mereka sendiri. Sudah menjadi rahasia umum bahwa bank-bank tersebut hanya dapat menghasilkan lebih banyak uang untuk menutupi hutang nasional, sehingga mendevaluasi mata uang sebuah negara.

Sebagai gantinya, bitcoin dibuat secara digital oleh komunitas orang-orang yang dapat bergabung secara sukarela yang kemudian disebut Penambang. Bitcoin ‘ditambang’ menggunakan daya komputasi dalam jaringan terdistribusi.

Jaringan ini juga memproses transaksi yang dilakukan dengan mata uang virtual, yang secara efektif mampu membuat jaringan pembayaran secara mandiri.


Apakah Bitcoin Bisa Diproduksi Secara Tidak Terbatas?

Tidak. Protokol bitcoin (serangkaian aturan program jaringan bitcoin) mengatakan bahwa hanya 21 juta bitcoin yang dapat diciptakan oleh para penambang. Namun, karena bentuknya yang digital, koin ini dapat dibagi menjadi bagian-bagian terkecil dari bitcoin yang disebut ‘Satoshi’ (nama pendiri bitcoin).


Jadi Apa Yang Menjadi Jaminan Bitcoin?

Mata uang konvensional diciptakan dengan jaminan logam mulia seperti emas atau perak atau dengan jaminan kebijakan sebuah negara. Bitcoin tidak berdasarkan emas, perak atau jaminan kebijakan negara, Bitcoin dibuat berdasarkan algoritma matematika.

Di seluruh dunia, orang menggunakan program perangkat lunak yang mengikuti formula matematika untuk menghasilkan bitcoin. Rumus matematika tersedia secara bebas, sehingga siapapun dapat memeriksanya.

Perangkat lunak tersebut disediakan secara terbuka atau open source, artinya siapapun bisa melihatnya untuk memastikan hal yang seharusnya terjadi.

Apa karakteristiknya?

Bitcoin memiliki beberapa fitur penting yang membedakannya dari mata uang yang didukung pemerintah.


1. Terdesentralisasi

Jaringan bitcoin tidak dikendalikan oleh satu otoritas pusat. Setiap mesin yang menambang bitcoin dan memproses transaksi merupakan bagian dari jaringan berupa mesin yang saling bekerja sama. Itu berarti, secara teori, satu otoritas pusat tidak dapat bermain-main dengan kebijakan moneter dan menyebabkan krisis. Dan misalpun terdapat beberapa bagian dari jaringan yang berjalan offline untuk beberapa alasan, transaksi dapat terus dilakukan karena akan di backing oleh jaringan lain yang terhubung pada sistem.


2. Kemudahan Membuat Rekening

Bank konvensional membuat beberapa peraturan yang seringkali menghambat nasabah hanya untuk membuka rekening bank. Menyiapkan akun pedagang untuk pembayaran adalah tugas yang tidak masuk akal lainnya, yang diliputi oleh birokrasi yang rumit. Namun dengan bitcoin, kalian bisa mengatur alamat bitcoin dalam hitungan detik, tidak ada pertanyaan yang diajukan dan tanpa biaya yang harus dibayar.


3. Anonim

Dengan bitcoin, pengguna dapat memiliki beberapa alamat bitcoin dan isinya tidak terkait dengan nama, alamat, atau informasi identitas pribadi lainnya. Namun …


4. Benar-benar transparan

… bitcoin menyimpan rincian setiap transaksi tunggal yang telah terjadi di jaringan dalam versi buku besar yang terdesentralisasi, yang disebut blockchain. Blockchain Explorer mampu menceritakan segala transaksi yang terjadi dalam platform bitcoin.

Jika kalian memiliki alamat bitcoin yang sering kalian gunakan maka akan ada yang tahu berapa banyak bitcoin yang disimpan di alamat itu. Namun, mereka hanya tidak akan tahu siapa pemilik dari bitcoin tersebut..

5. Biaya transaksi relatif kecil

Bank Konvensional kalian mungkin mengenakan biaya Rp 100.000,- untuk transfer internasional. Bitcoin tidak.


6. Sangat Cepat

Kalian bisa mengirim uang ke mana saja dan akan tiba beberapa menit kemudian, segera setelah jaringan bitcoin memproses verifikasi transaksi dan pembayaran.


7. Tidak Dapat Dikembalikan

Jika bitcoin sudah dikirim, maka tidak ada yang dapat mengembalikannya, kecuali jika si penerima mengembalikannya kepada pengirim dengan sukarela. Jika salah memasukan alamat atau tidak teliti dalam melakukan transaksi, bitcoin kalian dapat dipastikan akan hilang selamanya.

Oke, saya mulai tertarik, dimana saya bisa beli Bitcoin?

Eits, jangan tergesa-gesa, mulailah terlebih dahulu dengan membaca dan memahami artikel lain pada website ini. Namun, jika kalian memaksa berikut adalah cara-cara mendapatkan bitcoin di Indonesia:

  1. Buka website Bitcoin.co.id
  2. Lengkapi semua data yang diminta oleh website tersebut seperti email, nama lengkap dan lain sebagainya.
  3. Lakukan verifikasi email pada email yang kalian daftarkan dalam website bitcoin.co.id.
  4. Pada tahap ini kalian sebenarnya langsung dapat melakukan transaksi, namun sebaiknya kalian lengkapi dan tingkatkan dulu fitur keamanan akun kalian dengan mengirimkan foto diri, kartu identitas, rekening bank dan nyalakan fitur 2 factors authentification.
  5. Setelah melakukan ke-4 langkah diatas, klik pada dashbor akun kalian pada bagian Setor/Tarik Rupiah.
  6. Pilih tabel untuk menyetor Rupiah dan isi data-data sertakan pula cara pembayaran dan jumlah uang yang nantinya akan kalian gunakan untuk membeli Bitcoin.
  7. Tunggu beberapa saat sampai muncul notifikasi deposit telah masuk pada akun kalian.
  8. Jika Rupiah sudah berhasil masuk, kalian dapat membeli bitcoin langsung pada bagian Jual/Beli Bitcoin Instant atau untuk kalian yang sudah terbiasa dengan dunia trading dapat mempelajari dulu Spot Market dan kemudian baru menentukan akan membeli Bitcoin atau alternatif mata uang digital yang lain.
  9. Jangan lupa kalian harus menyiapkan dompet digital mandiri yang bisa kalian dapatkan dengan membaca artikel sebelumnya dibawah ini.

Baca Juga:

Dompet Digital Cryptocurrency


Nah, sampai disini dulu, kalian sudah tau kan apa itu bitcoin? ternyata bitcoin memiliki banyak hal yang dapat memudahkan kehidupan kita di masa depan. Tapi bagaimana cara kerja dalam prakteknya? Baca lebih lanjut wejangan Mbak Retna Dewi Lupitwati untuk mengetahui bagaimana transaksi bitcoin terjadi, dan bagaimana jaringan melacak semuanya.

Rahayu Sagung Tumitah Dumadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here