Apa Itu Cryptocurrency- Seri Belajar Cryptolocho #1

183
0
SHARE

Apa itu Cryptocurrency? Istilah Cryptocurrency ini memang belum banyak dikenal dan kami yakin banyak dari paralocho yang menemukan artikel ini karena penasaran dengan apa yang disebut sebagai uang masa depan abad ke 21 ini. Apalagi tahun 2017, dengan peningkatan kepercayaan dan menjamurnya pasar atau bursa cruptocurrency di seluruh penjuru dunia nampaknya mulai memperlihatkan bagaimana masa depan yang cerah dari mata uang revolusioner ini.

Baiklah, mari kita mulai dengan pengertian terlebih dahulu.

Apa itu Cryptocurrency?

Ini merupakan salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan diluar sana. Apa artinya dan apa gunanya? Secara sederhana, Cryptocurrency adalah mata uang digital dimana transaksinya dapat dilakukan dalam jaringan (online). Cryptocurrency adalah sebuah medium seperti halnya uang fiat yang kalian pertukarkan setiap hari seperti halnya Rupiah, namun didesain dengan teknologi khusus yaitu dengan cara mempertukarkan informasi digital melalui sebuah proses yang disebut Kriptografi.

Cryptocurrency yang pertama kali hadir dan telah meraih kesukseksan adalah Bitcoin, ditemukan oleh Satoshi Nakamoto. Kesuksesan Bitcoin ini menjadil inisiator munculnya tipe-tipe baru Cryptocurrencies yang mencoba untuk berkompetisi dengan Bitcoin.

Bagaimana Cara Cryptocurrency Bekerja?

Bagaimana cara blockchain bekerja
Cara Teknologi Blockchain Bekerja

Alasan mengapa Bitcoin begitu diminati saati ini sehingga harganya terus melambung adalah karena sebuah alasan yaitu penciptanya, Satoshi Nakamoto telah berhasil menemukan sebuah sistem yang revolusioner yaitu sistem yang berfungsi untuk memudahkan transaksi uang digital terdesentralisasi. Sistem uang terdesentralisasi adalah sebuah jaringan yang mampu menghubungkan para penggunanya tanpa kebutuhan perantara atau pihak ketiga atau otoritas pusat seperti perbankan atau pemerintah. Hanya dengan gawai seperti android atau laptop yang terhubung dengan internet, kalian dapat mengirim dan menerima uang dari dan ke seluruh dunia. Menariknya lagi, hal tersebut dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja, tidak bergantung kepada hari kerja bank atau hari kerja pemerintahan, tidak ada downtime dan transaksi dapat dilakukan dengan hitungan menit.

 

Sistem Terdesentralisasi

Masalah yang sedang kita hadapi pada sistem terpusat adalah terkait dengan perlunya biaya lebih untuk membayar jasa pihak ketiga sebagai perantara. Selain itu peran pihak ketiga yang sekarang dimainkan oleh bank atau pemerintah pasti terdiri dari sekumpulan aturan dan batasan-batasan tertentu, sehingga dapat dikatakan masih jauh dari efesiensi dan efektifitas.

Pengeluaran Lebih Untuk Pihak Ketiga

Masalah tersebutlah yang dicoba diselesaikan oleh teknologi yang sekarang diperkenalkan dengan nama Blockchain. Blockchain tersebutlah yang menjadi platform dimana mata uang digital Cryptocurrency dijalankan. Cryptocurrency adalah sebuah kosakata turunan dari kata Cryptography atau Kriptografi (bahasa persandian), yang artinya merujuk kepada sebuah kesepakatan dari para pengguna dan proses penyimpanan yang diamankan oleh sandi-sandi yang kuat.

Fungsi dari teknologi blockchain adalah untuk mengatur dan menjaga setiap penambahan data yang tersimpan pada tiap-tiap blok. Blok-blok yang menyimpan data tersebut akan berhubungan satu sama lain dan membentuk jaringan terdesentralisasi atau peer to peer network (P2P). Dalam blockchain, setiap data yang telah disimpan atau dicatat tidak dapat disunting maupun dipalsukan.

Untuk menyederhanakan pengertiannya, sistem ini memampukan kalian untuk mengirim emas melalui email. Jaringan P2P adalah jaringan kesepakatan, oleh karena itu sistem ini mampu menghadirkan sistem pembayaran dan proses transaksi yang benar-benar baru dan efesien dalam bentuk uang digital.

Sebagai ilustrasi, cryptocurrency seperti bitcoin terdiri dari jaringan-jaringan mandiri. Tiap jaringan yang mandiri tersebut memiliki catatan yang lengkap tentang sejarah semua transaksi yang terjadi serta setiap saldo yang dimiliki oleh setiap akun pemilik Bitcoin.

Pada akhir setiap transaksi dan setelah adanya konfirmasi, suatu transaksi akan langsung dapat diketahui oleh semua jaringan yang terhubung dengan jaringan blockchain tersebut. Sebuah transaksi akan selalu berisi penjelasan bahwa telah terjadi transaksi dari A memberikan sejumlah Bitcoin kepada B dan kemudian ditandatangani secara digital oleh A dengan memberikan kunci private (dalam bentuk sandi alfanumerik) ke dalam sistem. Setelah ditandatangani oleh A maka transaksi itu akan secara otomatis diumumkan pada jaringan. Informasi tersebut dikirimkan dari satu jaringan mandiri kepada seluruh jaringan mandiri yang lainnya yang tergabung dalam sistem.

Konfirmasi merupakan tahapan yang paling krusial serta kritikal dalam sistem cryptocurrency. Konfirmasi adalah segalanya. Ketika sebuah transaksi tidak dikonfirmasi, maka akan ada kemungkinan bahwa transaksi tersebut sedang dibajak atau dipalsukan.

Ketika sebuah transaksi telah dikonfirmasi, maka transaksi tersebut akan disimpan dalam sebuah tempat yang disebut “blocks”. Catatan tentang transaksi tersebut tidak dapat diganggu gugat, tidak dapat diubah dan tidak dapat dibajak atau dipalsukan, catatan transaksi tersebut telah dianggap sebagai catatan yang permanen dari sejarah keseluruhan transaksi, inilah yang disebut sebagai Blockchain atau rantai blok.

Blockchain mungkin dapat diidentikan dengan buku besar (general ledger) yang tersedia dalam jaringan atau online, dimana setiap transaksi dicatat dan dapat dilihat oleh keseluruhan pengguna jaringan internet. Bedanya dengan perbankan, buku besar Bank disimpan dan dimiliki oleh Bank itu sendiri, sedangkan pada blockchain semua orang bahkan yang bukan pengguna sekalipun dapat mengakses buku besar tersebut. Untuk memberikan dimensi eksperimentalnya, paralocho dapat melihat buku besar tersebut dalam tautan ini.

Serangkaian proses inilah yang sebenarnya menunjukan bahwa Cryptocurrencies sama sekali tidak membutuhkan manusia atau kepercayaan antara para penggunanya, hanya dengan menggunakan pengamanan yang berupa algoritma matematika yang kompleksyang menjanjikan keamanan dan ketidakmungkinan untuk dimanipulasi.

Lalu, siapa yang bertugas untuk mengkonfirmasi transaksi-transaksi itu? Jawaban dari pertanyaan ini adalah para “penambang”. Teknologi ini membutuhkan para penambang untuk mencatat setiap transaksi, melakukan verifikasi dan menyebarkan informasi dari sebuah transaksi ke dalam jaringan.

Untuk setiap transaksi yang telah berhasil dimonitor dan telah lengkap, para penambang tersebut akan diberi hadiah sejumlah kecil bitcoin yang berasal dari sistem.

Karena para penambang memainkan peran yang sangat penting dalam sistem Cryptocurrency ini, marilah kita melihat tugas mereka secara detail.

Cryptocurrency miners
Ilustrasi Penambang

Apa yang dilakukan Penambang?

Pertama dan yang paling penting adalah semua orang dapat menjadi penambang. Para penambang dibutuhkan karena memang secara alami dalam sistem jaringan terdesentralisasi ini tidak memiliki otoritas pusat untuk melakukan pembagian tugas dan disisi yang lain Cryptocurrency membutuhkan sebuah sistem untuk mencegah setiap bentuk perbuatan curang atau penyalahgunaan jaringan. Sebagai contoh, seseorang mungkin saja menciptakan ribuan jaringan mandiri (peers) dan menyebarkan transaksi yang palsu, maka hal tersebut tentu dapat merusak sistem sehingga merugikan orang banyak. Oleh karena alasan itulah para penambang dibuat seolah-olah bekerja sama dengan jalan mengkonfirmasi dan memverifikasi setiap catatan dan transaksi yang terjadi pada sistem, sehingga apabila ada yang memalsukan data  transaksi atau berbuat curang, sistem dapat mengetahui dan memberikan hukuman secara langsung, tepat dan akurat sesuai dengan logika-logika matematika yang ada pada sistem tersebut.

Untuk menjadi seorang penambang, kalian perlu untuk memecahkan sebuah teka-teki (puzzle) kriptologi yang berupa persoalan-persoalan matematika rumit yang telah diatur oleh pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto. Apabila kalian berhasil memecahkan teka-teki tersebut, maka sebagai penambang kalian akan dapat membangun sebuah block dan menambahkannya pada sistem blockchain. Tidak perlu takut, kalian pasti langsung berkecil hati mendengar matematika bukan? kalian hanya perlu sebuah perangkat lunak dan perangkat keras yang telah ditentukan tanpa perlu melakukan hitung-hitungan secara manual. Untuk lebih jelasnya terkait penambangan akan kita bahas di seri belajar berikutnya.

Apa itu cryptocurrency

Para Penambang juga diberikan izin untuk menambahkan transaksi Cryptocurrency kedalam sistem yang akan secara otomatis memberikan sejumlah bitcoin kepadanya. Inilah satu-satunya cara yang valid untuk menghasilkan bitcoin “baru”. Bitcoins baru hanya dapat dihasilkan dari proses seorang penambang berhasil memecahkan teka-teki kriptologi sebagaimana dijelaskan diatas. Tingkat kesulitan penambangan akan bertambah seiring dengan naiknya kebutuhan kekuatan listrik yang dimiliki oleh para penambang.

Bagaimana menentukan harga dari sebuah Cryptocurrency?

Harga sebuah cryptocurrency sangat bergantung kepada mekanisme pasar, dimana dengan begitu banyaknya cryptocurrency yang ada saat ini, pasar cryptocurrency adalah pasar yang memiliki tingkat perubahan (volatility) dan fluktuasi yang sangat cepat berubah dan ekstrim, bahkan dalam waktu beberapa jam saja sebuah Cryptocurrency dapat mencapai kenaikan harga sampai dengan 1000%, gila!

Harga dari setiap mata uang digital tersebut sama seperti produk-produk pada umumnya, yaitu tergantung kepada permintaan dan penawaran. Jika banyak orang banyak melakukan permintaan terhadap suatu mata uang tertentu sedangkan penawarnnya tidak begitu banyak, maka nilainya akan meningkat. Unit-unit baru akan ditambang oleh para penambang untuk menyeimbangkan keadaan tersebut. Meskipun demikian, biasanya mata uang digital yang ada dipasar telah dibatasi berapa jumlah maksimumnya yang dapat ditambang.

Seperti Bitcoin misalnya, jumlah total keseluruhan bitcoin yang disediakan oleh sitem adalah 21 juta. Oleh karena itu, suplai dari Bitcoin akan menurun dari waktu ke waktu dan akan menyentuh puncak suplainya pada tahun 2140. Hal inilah yang juga menjelaskan mengapa nilai Bitcoin selalu lebih tinggi jika dibandingkan oleh mata uang digital yang lain.

Sekarang, kalian pasti penasaran sebenarnya buat apa sih mata uang digital itu dapat dimanfaatkan? Oke, cryptocurrencies yang kalian punya dapat dimanfaatkan untuk beberapa kegiatan. Untuk saat ini baru 3 kegiatan transaksi yang kalian dapat lakukan menggunakan Cryptocurrency yaitu:

  1. Jual beli Bitcoin di Pasar Bursa;
  2. Pengeluaran Personal;
  3. Penggalangan Dana Masal atau Crowdfunding.

Pertama, jual beli di pasar bursa.

Kegiatan ini sangat menjanjikan keuntungan baik untuk profesional ataupun bagi para pemula. Karena pasar bursanya masih dapat dikatakan sebagai suatu hal yang baru, dimana arbitrase dan margin trading masih dimungkinkan terjadi secara luas dan sesering mungkin. Harga mata uang yang masih berubah-ubah secara drastis memainkan peran yang sangat penting untuk mendatangkan investor-investor baru kedalam pasar ini.

Dibandingkan dengan pasar bursa finansial yang konvesional, pasar Cryptocurreny dapat dikatakan sangat bebas hambatan dan sangat mudah untuk bergabung. Kalian dapat langsung mendaftar didalamnya, menukarkan uang fiat kalian untuk sejumlah bitcoin dan cus langsung dapat memulai kegiatan trading mandiri kalian. Perlu digaris bawahi, bitcoin bukanlah mata uang fiat, yang artinya naik turunnya harga tidak akan bergantung atau dipengaruhi oleh ekonomi maupun kebijakan sebuah negara.

Berbeda pula dengan pasar saham konvesional pada umumnya, tidak ada pasar yang resmi atau official untuk Bitcoin. Ratusan pasar Crypto yang tersebar diseluruh dunia yang dapat kalian akses 24 x 7. Karena tidak adanya pasar resmi, maka hal tersebut memiliki konsekuensi tidak adanya harga resmi untuk mata uang digital ini. Untuk pasar Crypto yang berada di Indonesia kalian dapat mengunjungi situs berikut ini http://vip.bitcoin.co.id/.

Kedua, untuk pengeluaran personal.

Kalian dapat menggunakan bitcoin untuk membeli barang apapun, dari membeli mobil mewah atau pergi keliling dunia.

Pada Desember 2013, sebuah mobil Tesla model S diberitakan terjual dengan harga 91.4 Bitcoin. Dealernya berada di California dan terus menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran untuk produk-produk di tokonya. Malah mereka mengatakan pernah menjual unit Lamborghini Gallardo dengan harga 215.8 Bitcoin.

Kalian juga dapat pergi keliling dunia menggunakan bitcoin, silahkan ikuti tautan ini www.cheapair.com. Pada November 2013 mereka telah mengumumkan bahwa mereka menjadi agen perjalanan pertama yang menerima bitcoin. Menarik bukan?

Ketiga, crowdfunding.

Kalian memiliki kesempatan untuk memberikan sesuatu kepada komunitas dengan berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan penggalangan dana masal atau crowdfunding. Kalian dapat menjadi bagian dari cerita sukses seseorang dalam membangun impian-impian mereka. Perusahaan seperti Lighthouse telah membuat platform crowdfunding dengan menggunakan bitcoin. Keuntungan dengan memberikan donasi melalui bitcoin adalah kalian tidak akan dikenakan biaya untuk melakukan hal tersebut dan uang yang kalian berikan tidak akan diberikan apabila proyek yang kalian danai tidak memenuhi atau mencapai kriteria. Kalian juga dapat menarik kembali donasi jika memang dirasakan tidak sesuai dengan tujuan awal kalian melakukan donasi. Benar-benar kontrol ada di tangan kalian, paralocho!

Mengapa harus Cryptocurrency?

Terlepas dari keamanan dan pendistribusian pada jaringan yang terdesentralisasi dari Cryptocurrency sebagaimana tersebut diatas, terdapat hal-hal lain yang menjadikan topik ini sebagai topik yang terhangat yang beredar di telinga kita, untuk investasi misalnya. Namun perlu diingat, artikel ini bukan saran ahli sebagai landasan kalian melakukan investasi lho, artikel ini hanya untuk kepentingan pendidikan dan penyebaran semangat desentralisasi.

Adalah seorang bocah bernama Erik Finman yang telah menjadi miliuner karena membeli bitcoin pada tahun 2011 yang lalu, sekarang ia dikatakan memegang 403 Bitcoins dan coba saja kalikan dengan harga bitcoin hari ini, Rp 55.000.000,-.

Terkait hal investasi ini akan kita jabarkan di artikel seri belajar yang lain, namun sebagai gambaran umum saja, yaitu tentang alasan-alasan mengapa cryptocurrency adalah salah satu dari sekian cara investasi yang layak kalian coba.

Pertama, transaksi Cryptocurrency sangat mudah, cepat dilakukan dan dapat dilakukan dimana saja. Dulu kita butuh paypal atau western union untuk menerima dana dari luar negeri, namun sekarang Cryptocurrency telah menjawabnya dengan memberikan kemudahan. Kedua, karena kebijakan suplainya yang terbatas, maka kemungkinan nilainya akan terus bertambah tinggi adalah sangat besar dan sangat mungkin. Mengingat bahwa bitcoin baru habis ditambang pada tahun 2140, maka mulailah langkah pertama kalian. Ketiga, terkait dengan alasan revolusioner. Kalian akan memiliki kontrol penuh untuk aset kalian masing-masing dan kontrol mengenai bagaimana sistem bekerja dan beroperasi. Ya, hal ini dimungkinkan terjadi karena menggunakan metode jaringan terdesentralisasi sebagaimana dijelaskan diatas. Coba bandingkan saja dengan uang yang ada pada rekening bank kalian sekarang, yang dapat diubah dan diatur oleh orang dibalik layar ataupun oleh kebijakan-kebijakan pemerintah yang kalian tidak tahu, krisis dan resesi ekonomi, masih ingatkah kalian?

Demikianlah seri pertama belajar Cryptocurrency Cryptolocho kali ini. Semoga bermanfaat bagi kalian yang baru mencoba memahami Cryptocurrency. Selamat mencoba dan sebarkan apabila kalian menemukan manfaat dari artikel ini. Let’s share this decentralized spirit!

 

Rahayu!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here