ETHLend – Revolusi Sistem Kredit Perbankan

34
0
SHARE

 

Sistem Keuangan Kita yang Berkarat

Satu pertanyaan yang paling penting namun tidak pernah ditanyakan oleh kita umat manusia adalah tentang bagaimana dan darimana uang-uang yang beredar itu diciptakan. Sadar tidak sadar, masa wajib belajar 9 tahun, dilanjutkan dengan sekolah menengah atas, masih dilanjutkan dengan sarjana (bachelor degree), pasca sarjana (master degree) dan pendidikan-pendidikan profesi lainnya, hanyalah serangkaian proses yang kita kira akan memudahkan kita dalam mencari uang. Namun, bagi beberapa anda yang berani jujur dengan diri anda sendiri, pastilah merasakan bahwa apa yang anda cari tidak kunjung berhenti.

Kita sering mengasosiasikan bahwa uang (money) identik dengan kekayaan (wealth), tapi sepertinya tidak demikian, kekayaan dapat tinggal dalam suatu komunitas tertentu pada waktu yang sangat lama, sedangkan uang belum tentu. Hal ini dikarenakan uang sebagai medium transaksi selalu memiliki umur, bukan ketahanan fisik yang kami maksud namun lebih kepada batasan waktu bagi uang tersebut untuk berada di komunitas.

Ingatkah paralocho medium apa saja yang dulu pernah dipakai sebagai uang? Katakanlah berbagai macam logam, emas, perak, batu, kayu, kertas dan seperti zaman ini, uang kita berbentuk angka-angka digital yang diciptakan oleh Bank. Uang akan selalu berkembang dan akan selalu berubah bentuk mengikuti zaman, itulah kenyataan, termasuk uang yang sedang kita kenal sekarang ini.

Sebagian besar dari kita tidak diberitahu bahwa uang yang kini ada di dalam dompet atau rekening kalian tercipta dari mekanisme Bank menciptakan kredit. Masyarakat percaya bahwa negaralah yang berhak mencetak uang, namun tidak pernah berpikir mengapa negara harus selalu berhutang jika ingin melakukan pembangunan atau “menumbuhkan perekonomian”, begitu kata-kata manis yang kita sering dengar dari para ahli finansial.

Ironisnya, ketika masyarakat gagal membayar hutang kepada bank, maka bank akan berhak menyita aset-aset yang mereka jaminkan (collateral), sedangkan jika bank gagal membayar kewajiban-kewajibannya kepada masyarakat, maka bank-bank tersebut akan disuntik dana oleh pemerintah melalui bank sentral dengan mekanisme semacam bailout untuk “menyelamatkan” bank tersebut. Dana pemerintah itu datang dari mana? Tentu, dari hutang kepada lembaga moneter dunia atau dari bank sentral negara lain, lalu siapa yang akan membayar hutang itu? Pajak! ya pajak yang harus dibayarkan oleh masyarakat negara itu, sungguh sistem yang cerdas dan menarik bukan?

Sudah ratusan tahun modus ini berlangsung, tapi manusia telah berhasil disibukan dengan pendakian status sosialnya, perbaikan gaya hidupnya, mengikuti artis favoritnya, membela klub sepakbola idolanya dan hal-hal tak penting yang lain sehingga menjadi lupa dan tidak sadar bahwa dirinya sedang diperbudak oleh sistem ini.

Hal tersebut terjadi karena otoritas pusat keuangan dunia dikuasai oleh satu lembaga yang terpusat, bernama Bank. Seluruh catatan-catatan transaksi berada disana, mereka yang berhak menciptakan uang dan mereka berhak untuk menarik uang lebih dari apa yang mereka pinjamkan kepada masyarakat atau negara. Mereka akan selalu meminjamkan sejumlah uang untuk memenuhi keinginan kalian, asalkan kalian sanggup membayar lebih daripada apa yang mereka berikan.

Namun meski demikian, bank hanyalah sebuah institusi perantara antara kebutuhan manusia dengan uang yang kita inginkan. Tetapi sebenarnya, bukan uang yang kita butuhkan, tetapi hal-hal yang bisa dibeli dengan uang itulah yang sebenarnya manusia cari. Ketersediaan makanan, pakaian, kesuburan tanah, tempat tinggal, pendidikan, kesehatan, hiburan, transportasi, sumber energi dan lain sebagainya itulah KEKAYAAAN yang sejati kawan!

Peran media, majalah, berita, iklan fasion dan sinetron-sinetron adalah upaya-upaya terakhir dari Bank (Majikan) ataupun pembantu mereka (Pemerintah) untuk mendorong manusia agar selalu konsumtif dan meminta kepada mereka sejumlah uang dengan kredit dan kalian wajib membayar lebih daripada yang kalian minta. Dan apabila setelah upaya-upaya mereka kalian masih tidak sanggup juga membayar hutang kalian, maka permainan tersebut akan diakhiri, hidup dan keberadaan kalian sudah tidak bermanfaat bagi sistem ini.

Kami melihat bahwa kita semua akan dipaksa untuk mendapatkan sebuah pelajaran hebat tentang sifat manusia di tahun-tahun mendatang, pelajaran tentang apa artinya “yang dibutuhkan oleh 7 milyar manusia adalah makanan”.

YOU WILL NOT ENJOY THIS LESSON…

Hal tersebut dapat dihindari, yaitu jika kita dan milyaran manusia pada sub-sistem piramida yang malang ini sepakat dan secara luar biasa sanggup mengganti aturan main sistem ini sebelum hari penghakiman itu tiba. Sebuah sistem yang balonnya tidak membutuhkan kita semua untuk terus bergantian meniup udara lebih banyak lagi kedalamnya.

Dan sistem itu sudah berada didepan mata kita, sistem itu bernama BLOCKCHAIN.

Blockchain dan Secercah Cahaya

Kami tidak mengatakan bahwa sistem ini akan 100% (seratus persen) berhasil, karena sebagaimana sistem ini masih berada di dunia dengan segala dualitasnya, kaum kiri dan kanan akan selalu ada, kaum hitam dan putih akan selalu mengiringi, dan kami masih terus berjuang sampai saat ini.

Namun secercah cahaya yang ada didepan mata memperlihatkan bahwa otoritas bank yang terpusat dan sebagai satu-satunya lembaga yang memiliki wewenang untuk mengatur suplai uang global, dapat digantikan dengan sistem lain yang lebih efektif dan menguntungkan, yaitu dengan memanfaatkan teknologi Blockchain. Dengan blockchain, uang sudah berada dan tersedia pada sistem, suplainya diatur oleh mekanisme-mekanisme tertentu, diamankan oleh sandi atau kryptografi dan tidak ada satu otoritaspun yang dapat menguasai atau memanipulasi sistem ini, semuanya berdasarkan dari KONSENSUS masyarakat pengguna.

Blockchain dapat menyediakan akses global untuk setiap transaksi yang terjadi di dunia ini (lihat ini). Blockchain juga memungkinkan seseorang untuk melakukan transaksi tanpa gangguan dan tanpa kompromi secara global. Tidak ada batasan negara, tidak ada otoritas yang mempersulit datang dan perginya suatu aset berharga dari satu negara ke negara yang lain. Dan yang paling penting potensi korup dan keserakahan yang selalu dibawa oleh manusia kemana-mana telah ditemukan penangkalnya yaitu dengan memanfaatkan teknologi blockchain yang terdiri dari proses machine learning, data science, deep learning serta artificial intelligence yang memungkinkan hukuman dan hadiah akan dilaksanakan oleh system by design sehingga hal-hal yang merugikan dapat dihindari.

Dengan menggunakan teknologi blockchain yang diaplikasikan oleh Ethereum misalnya, siapapun dapat mengirim aset berharga seperti Ether (ETH). ETH adalah simbol untuk Ethereum, salah satu mata uang kripto (cryptocurrency) yang digunakan sebagai kompensasi untuk mengirim transaksi ke jaringan Ethereum. Dengan memanfaatkan mekanisme kontrak cerdas (smart contract) yang telah disediakan oleh jaringan Ethereum, sebuah transaksi yang canggih dapat berlangsung dengan cara yang mudah dan aman. Salah satunya terkait transaksi pinjam-meminjam atau kredit yang selama ini hanya bisa dilakukan oleh perbankan, dimungkinkan juga untuk dilakukan, didisrupt dan direvolusi oleh teknologi blockchain ini.

ETHLend – Merevolusi Pinjaman

Ethland logo

Saat ini tingkat suku bunga selalu disesuaikan dengan inflasi di tiap-tiap negara berdasarkan likuiditas yang tersedia pada negara tersebut. Di pasar likuiditas yang tinggi, seperti Eropa, tingkat suku bunga antara 0,5-5 persen, di Rusia 12-15 persen, di India 12 persen dan di Brasil 32 persen. Hal ini menunjukkan adanya ketidaksetaraan dalam cara mengakses pasar pinjaman (lending market). Kami percaya bahwa ketidaksetaraan antara peminjam tersebut juga seharusnya disetarakan.

Keseteraan tersebut dapat terjadi dalam pasar ekonomi Cryptocurrency yang sedang bertumbuh ini, ada kemungkinan untuk memperbaiki pasar pinjaman yang tidak setara tersebut. Setiap orang dimungkinkan untuk secara bebas melakukan peminjaman dan meminjamkan sejumlah aset dengan media Ethereum, bukan tanpa resiko, namun resiko yang ada dapat diminimalkan dengan adanya jaminan atau collateral berbentuk token ERC 20 yang akan dilakukan pada mekanisme kontrak cerdas (smart contract).

Inilah sebenarnya yang akan dipersiapkan dan sedang dibangun oleh ETHLend, sebuah perusahaan start-up yang memanfaatkan jaringan Ethereum dan Decentralized Application (DAPP) untuk memberikan layanan pinjaman secara langsung dari individu ke individu lainnya (peer to peer lending), tanpa hambatan, tanpa batasan dan tanpa pihak ketiga lainnya seperti bank atau pemerintah.

Adapun mekanisme pinjaman yang ditawarkan oleh ETHLend dijelaskan dalam gambar berikut:

Ethlend
Scenario Business Model Ethlend

Dengan mekanisme pinjaman terdesentralisasi tersebut, para peminjam dan pemberi pinjaman dimungkinkan untuk mendapatkan manfaat secara langsung dari sistem by design. Pertama, tidak dibutuhkan kepercayaan (trustless) karena sistem yang akan menjamin keamanan sebuah transaksi dan secara otomatis memberikan hukuman (punishment) dan hadiah (reward) bagi para penggunanya.

Kedua adalah adanya transparansi untuk setiap transaksi, transparansi dapat terjadi karena manfaat trustless diatas, setiap transaksi dimungkinkan untuk dilihat dalam sistem blockexplorer. Transparansi membawa lebih banyak keuntungan untuk industri finansial. Hari ini ketika kalian paralocho melakukan transaksi melalui sistem perbankan, kalian tidak memiliki akses ke buku besar atau general ledger. Oleh karena itu, kalian tidak dapat memeriksa apakah pihak lawan (counterparty) telah menerima transaksi tersebut. Metode transaksi yang seperti ini selalu menciptakan gesekan dan ketidakpastian.

Kemudian, jika menyangkut pemberian pinjaman waktu menjadi kebutuhan yang sangat krusial. Modal pinjaman harus berpindah antara debitur dan kreditur secepat mungkin dalam skala global. Saat ini, sistem perbankan  tidak menyediakan mekanisme seperti itu untuk pasar pinjaman. Ekonomi Cryptocurrencylah yang akan menjawab tantangan tersebut.

ETHLend menyediakan platform lending aset yang terdesentralisasi di dunia kripto tanpa adanya kemungkinan untuk kehilangan modal pinjaman. Transparansi buku besar akibat pemanfaatan teknologi blockchain menjadi hal yang sangat penting untuk sistem pinjaman ini, pertama, karena sistem ini akan bekerja lebih lengkap daripada sistem perbankan, kedua, karena buku besar membuat pinjaman dengan zero trust dimungkinkan untuk terjadi. Pemberi pinjaman akan selalu dapat mengkonfirmasi apakah peminjam telah menerima pinjaman dan sebaliknya. Tidak ada kepercayaan yang dibutuhkan.

Secara keseluruhan, setelah kami mencoba melakukan pemeriksaan dan penelaahan terhadap whitepaper yang disediakan oleh ETHLend, kami mendapatkan gambaran yang utuh tentang bagaimana matangnya proyek ini disiapkan dan akan dijalankan. Dengan tim yang lengkap dan berpengalaman, berbagai kebutuhan seperti aplikasi yang sangat memperhatikan UX (User Experience), pengamanan pinjaman dengan menggunakan Ethereum Name Service Domains (ENS), asuransi, pembagian resiko, bahkan manajemen resiko kredit (credit risk assesment) juga telah mereka persiapkan dengan baik.

Meskipun bidang pinjam-meminjam pada dunia Cryptocurrency ini masih terbilang sebagai “new kid on the block”, namun sepertinya proyek ini akan menjadi bintang yang bersinar di era blockchain ini, yaitu apabila masyarakat global telah mengadopsi dan mengimplementasi sistem Blockchain ini secara masif dan berkesinambungan. Kita berharap dan lakukan saja yang terbaik untuk menyebarkan decentralized spirit ini! Goodluck ETHLend.

Bagi kalian yang tertarik mempelajari lebih lanjut silakan dipelajari dalam tautan-tautan dibawah ini.

Website: https://about.ethlend.io/

Whitepaper: https://github.com/ETHLend/Documentation/blob/master/ETHLendWhitePaper.md

Bounty Information: https://bitcointalk.org/index.php?topic=2078686

Reddit: https://www.reddit.com/r/ETHLend/

Telegram: https://t.me/ETHLend

 

Rahayu!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here