Cryptocurrency – Dasar Pemahaman dan Cara Investasi

106
4
SHARE

Cara Investasi Cryptocurrency. Bagi paralocho yang telah mengetahui dasar-dasar pengetahuan tentang blockchain, bitcoin dan cryptocurrencies yang tersedia pada website ini, marilah kita mencoba untuk memahami lebih dalam tentang bagaimana cara untuk dapat melakukan inventasi pada mata uang virtual atau yang biasa disebut cryptocurrency ini.

Cryptolocho kali ini akan mencoba memberikan dasar-dasar pengetahuan dan jawaban tentang pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul di benak paralocho.

Namun mohon diingat, artikel ini bukanlah pendapat atau nasihat atau saran dari ahli, artikel ini hanya dimaksudkan untuk materi pendidikan dan penyebaran pengetahuan, oleh karena itu jangan membuat informasi pada artikel ini sebagai anjuran atau petunjuk investasi untuk paralocho sekalian.

Pengetahuan Dasar

Sebagaimana diketahui paralocho, mata uang virtual atau cryptocurrency yang paling terkenal dan berharga fantastis adalah Bitcoin dan Ethereum. Dua mata uang virtual yang berjalan diatas platform blockchain yang dikatakan anti terhadap manipulasi ini telah dapat diperdagangkan di pasar bursa dan telah diterima diseluruh dunia sebagai alat pertukaran. Para pendukung mata uang virtual ini melihat bahwa masa depan alat pertukaran dunia adalah Cryptocurrency dan dikatakan akan menggantikan Euro atau USD sebagai mata uang yang bebas dan teraman di dunia.

Memiliki bitcoin berarti memiliki kepemilikan saham atau modal pada proyek ini. Oleh karena itu, siapa saja yang memiliki bitcoin sebenarnya adalah para investor yang sedang menanamkan modalnya untuk meraih keuntungan lebih besar di masa mendatang. Katakanlah 6 (enam) tahun yang lalu, investor pada bidang ini telah meraup keuntungan yang sangat besar, mari kita lihat grafik yang menunjukan harga Bitcoin, Ethereum dan semua kombinasi mata uang virtual yang lain.

 

Investasi Cryptocurrency
Market Price Virtual Currency

Sejak 2011, Bitcoin mengalami pertumbuhan dalam nilainya sebesar 25000%, menakjubkan bukan? Karena bagan linier tidak dapat menggambarkan secara jelas kenaikan tersebut, maka perlu dijelaskan dengan menggunakan grafik eksponensial:

 

Investasi Cryptocurrency
Image Courtesy: Blockgeeks.com

Sejak Mei 2016, Nilai ethereum terus meningkat sampai dengan 2700%. Mungkin ini adalah kenaikan nilai cryptocurrency tercepat yang pernah terjadi di dunia

Image Courtesy: Blockgeeks.com

Berbicara tentang mata uang virtual secara keseluruhan, grafik menunjukan bahwa sejak pertengahan tahun 2013, total market capitalization Cryptocurrencies mengalami pelonjakan sebesar 10000%.

Dengan melihat grafik pertumbuhan diatas, adalah wajar apabila muncul pertanyaan, bagaimana bisa kita percaya begitu saja dengan melihat grafik yang luar biasa tersebut? Apakah ini bukan seperti gelembung yang membesar lalu kemudian pecah dan habis tak tersisa?

Tentu, semua hal yang terkait dengan teknologi adalah bubbling, pasti banyak diantara kalian yang berpikir bahwa adalah lebih baik melakukan investasi ini sejak setahun yang lalu, atau dua tahun atau bahkan enam tahun yang lalu. Namun, jika paralocho bersedia untuk memahami mengenai potensi dan visi misi tentang blockchain untuk dunia, selain hanya faktor untung-rugi semata tentunya, maka hari inilah hari yang terbaik untuk memulai investasi di dalam teknologi ini. Itulah sebabnya, artikel ini dituliskan agar paralocho beroleh pemahaman tentang bagaimana cara berinvestasi dalam bidang Cryptocurrency ini, yaitu tentang bagaimana cara mendapatkan portfolio dari masing-masing mata uang virtual, bagaimana cara membeli, bagaimana cara menyimpan dan bagaimana cara paralocho menyetorkan atau menarik keuntungannya di kemudian hari.

“Tidak ada satupun hal dibawah langit dan diatas bumi ini yang layak dikejar secara mati-matian dan dihindari secara mati-matian” – Ki Ageng Suryamentaram.

Aplikasikanlah kata bijak diatas di setiap kehidupan paralocho, termasuk dalam hal  investasi, sebagaimana paralocho selalu siap untuk mendapatkan hal-hal yang indah, maka paralocho juga harus selalu siap untuk mendapatkan hal-hal yang buruk, dan ingat, janganlah kamu khawatir. Marilah kita mulai pelajaran dengan mengilhami quote diatas.

Alasan-alasan Investasi

Terdapat 3 alasan utama mengapa paralocho sebaiknya berinvestasi pada Cryptocurrencies. Pertama, karena paralocho ingin melindungi nilai-nilai bersih atas aset yang paralocho punya ketika imperium mata uang Dollar atau mata uang negara lainnya collapse, hal ini sudah diperkirakan oleh banyak orang dan akan terjadi pada suatu waktu di masa depan. Kedua, karena paralocho mendukung visi sosial di balik adanya Cryptocurrencies yaitu alat tukar yang bebas dan anti manipulasi bagi seluruh dunia. Dan ketiga, karena paralocho mengerti dan tertarik dengan teknologinya (blockchain).

Namun disamping alasan sebagaimana disebutkan diatas, terdapat pula alasan-alasan mengapa berinvestasi pada Cryptocurrencies adalah hal yang buruk. Banyak orang yang terjebak dan menjadi korban gelembung (bubble) Cryptocurrencies yang sedang marak terjadi. Mereka adalah orang-orang yang membeli Cryptocurrencies secara naif dan brutal di puncak gelembung harga dan tidak mau memahami terlebih dahulu mengenai dasar-dasar Crypto dan trading, alih-alih meraup keuntungan dengan cepat, banyak diantara mereka yang bangkrut dan depresi karena mekanisme pasar.

Semoga tidak ada diantara paralocho yang mengalami hal tersebut dan untuk alasan inilah kita sedang bersama-sama menggali lebih dalam mengenai hal ini. Dan ingat, belajarlah sebelum berinvestasi!

Lalu,  apa yang harus dibeli?

Cryptocurrency yang pertama kali ada adalah Bitcoin. Sampai akhir tahun 2016, bitcoin adalah Cryptocurrencies yang dipergunakan untuk sarana pertukaran di dunia virtual. Jadi, jika paralocho ingin berinvestasi dalam mata uang virtual yang telah meraih kesuksesan, belilah Bitcoin.

Untuk mata uang virtual yang lain, yang kemudian biasa disebut “Altcoins”, baru marak setelah tahun 2016 dan ikut mengambil bagian pada trading market meskipun dengan nilai yang belum signifikan dan berubah-ubah. Hal ini terjadi karena biasanya altcoin hanya dimunculkan agar GPU para penambang tetap bekerja, mereka bersama-sama memompa harga dan kemudian membuang koin-koin itu. Adalah sangat bijak apabila paralocho sekalian membaca terlebih dahulu mengenai proyek apa yang membackup sebuah koin dan melihat peluang apa yang mungkin terjadi di masa yang mendatang. Jangan sekali-kali ceroboh.

Sementara Bitcoin masih merupakan mata uang virtual yang dominan, pada tahun 2017, pangsa pasar Bitcoin secara keseluruhan mengalami penurunan dari 90% menjadi sekitar 40%. Banyak orang melihat bahwa hal tersebut terjadi sebagai konsekuensi dari semakin populernya Ethereum yang terus-menerus mencemari komunitas Bitcoin selama masalah blocksize. Hal ini sekali lagi menunjukkan pentingnya sikap untuk selalu menjaga agar mata tetap terbuka dan mendengarkan apa yang komunitas sedang bicarakan.

Langkah awal yang bagus bagi paralocho yang ingin berinvestasi pada Cryptocurrencies adalah dengan melihat dan memahami terlebih dahulu mata uang virtual yang berada pada website coinmarketcap.

Altcoin yang mungkin dapat menjadi pertimbangan investasi adalah sebagai berikut:

  • Ethereum
  • Ripple
  • Litecoin
  • Dash
  • Monero
Cara Investasi Cryptocurrency
Image Courtesy: blockgeeks.com

Disini paralocho dapat melihat “market cap” dari semua nilai Altcoin. Market cap adalah nilai semua mata uang yang tersedia. Gambar diatas bukanlah sebuah matrik yang sempurna, namun sepertinya gambaran terbaik yang harus dipahami dan dikenali untuk mengetahui harga yang dimiliki setiap Cryptocurrency.

Pelajarilah terlebih dahulu mengenai proyek-proyek dan mekanisme tiap-tiap Altcoin, misalnya Altcoin yang fokus terhadap privasi adalah Dash, Monero atau Zcash, atau yang menggunakan Smart Contract seperti Ethereum dan Ethereum Classic, atau yang bergerak pada bidang scaling payment seperti Litecoin atua Dashcoin. Beberapa koin yang lain seperti Ripple, Nem atau Bitshares sepertinya kurang terbuka dan kurang terdesentralisasi seperti Bitcoin dan koin-koin lainnya.

Karena umurnya yang masih relatif muda, pasar criptocurrency adalah ekosistem yang sangat sulit untuk ditebak dan seringkali membingungkan, di sana paralocho akan menemukan ribuan peluang untuk memenangkan banyak uang dan sebaliknya, kehilangan uang. Setiap hari selalu ada fenomena kelahiran koin-koin baru dan kematian koin-koin tua yang sudah tidak ada nilainya atau tidak aktif. Ada beberapa koin jatuh secara signifikan adapula sebagian yang  meningkat secara vertikal.

Jika paralocho memutuskan untuk membeli altcoin, ada beberapa peraturan dasar untuk membedakan mana koin yang bagus dan mana koin yang jelek. Koin yang bagus selalu memiliki visi teknis yang transparan, terdiri dari tim pengembang yang aktif dan komunitas yang dibangun dengan apik, solid serta dengan antusiasme yang tinggi. Sebaliknya, koin-koin yang buruk biasanya yang secara terang-terangan mempromosikan keuntungan yang menggirukan dan hal-hal teknis yang kabur tanpa menjelaskan bagaimana cara untuk mencapainya. Dan yang perlu digarisbawahi, pada koin-koin buruk tersebut biasanya sebagian besar komunitasnya hanya fokus untuk menjadi kaya dan meraup keuntungan sebesar mungkin. Mungkin penghancuran cryptocurrencies terburuk adalah adanya koin MLM (Multi Level Marketing), OneCoin misalnya, yang menargetkan keterampilan teknikal dengan sistem pemasaran multi level, menjanjikan para pengikutnya untuk menjadi kaya dengan sekejap dan mengklaim dirinya akan menjadi The Next Bitcoin. Waspadalah terhadap koin-koin seperti ini, ingatlah selalu Caveat Emptor!

Bagaimana cara membelinya?

Paralocho dapat melakukan pembelian Bitcoin langsung pada exchange market yang berada pada tiap-tiap daerah. Di Indonesia misalnya, paralocho dapat memulai berinvestasi bitcoin pada website exchange lokal melalui quicklink ini: bitcoin vip. Atau dapat juga di exchanges market global seperti:

  • Kraken (EUR)
  • Bittrex (USA)
  • OKCoin (China)
  • Coinbase (USA)
  • Dan masih banyak lagi

Membeli Bitcoin bukanlah hal yang sulit, paralocho dapat membuka rekening di bursa, memverifikasi identitas (hal ini diperlukan karena adanya peraturan Anti Pencucian Uang di sebagian besar yurisdiksi) dan mendanai akun Paralocho dengan Rupiah, Dollar atau Euro atau apapun uang kertas yang paralocho miliki. Pada beberapa bursa, seperti Bitcoin.de, paralocho tidak perlu mendanai akun kalian, namun cukup dengan melakukan perdagangan langsung dengan pengguna yang lain.

Cryptolocho sarankan, sebaiknya gunakanlah Exchange Market yang secara fisik dekat dengan keberadaan paralocho. Hal ini akan memudahkan apabila paralocho ingin dengan cepat melakukan penarikan atau mengembalikannya dalam bentuk uang yang dapat digunakan sehari-hari oleh paralocho. Jika tidak ada pertukaran yang berada di yurisdiksi kalian, adalah lebih baik menggunakan pertukaran yang ada dan berbasis di negara-negara yang stabil dengan sistem hukum yang baik.

Faktor lain untuk menentukan Exchange Market mana yang dapat kalian gunakan adalah tentang tujuan dan keinginan kalian sendiri, misalnya tentang beberapa koin yang ingin dibeli dan bagaimana style kalian dalam melakukan perdagangan. Jika kalian ingin mendapatkan sejumlah besar Bitcoin dengan cepat, paralocho perlu menggunakan salah satu bursa utama yang menyediakan cukup likuiditas. Jika paralocho hanya ingin membeli sejumlah kecil koin dan tidak sedang terburu-buru, paralocho bisa membelinya di bursa kecil.

Kapan waktu yang tepat untuk melakukan pembelian?

Tidak ada aturan umum kapan harus membeli Cryptocurrency. Biasanya bukan ide bagus untuk membeli di puncak gelembung, dan biasanya, bukan ide bagus untuk membelinya saat anjlok. Jangan pernah menangkap pisau yang jatuh, seperti kata hikmat pedagang. Waktu terbaik mungkin adalah saat harga sedang stabil pada tingkat yang relatif rendah. Mungkin ada baiknya paralocho juga mempelajari mengenai teknik-teknik yang ada pada pasar forex konvensional seperti fibonaci, bookchart, relative strength index dan sebagainya untuk membantu paralocho dalam memperhitungkan waktu yang tepat untuk membeli Cryptocurrency.

Seni perdagangan adalah tentang bagaimana memutuskan kapan sebuah mata uang berada dalam mode gelembung dan saat mencapai titik terendah setelah jatuh. Apa yang secara mudah dikatakan secara retrospektif adalah pertanyaan yang sulit dijawab dan diterapkan untuk saat ini, tidak akan pernah ada jawaban yang mutlak atau absolut. Malah yang sering terjadi, terdapat sebuah koin yang nilainya meningkat dengan tajam dan pada saat ini biasanya semua orang mengira hal tersebut adalah puncak gelembung, namun malah justru pada saat itu reli yang sebenarnya baru akan dimulai.

Mungkin hanya ada dua saran yang dapat diberikan.

Pertama, jangan membandingkan gelembung Cryptocurrencies dengan gelembung finansial di pasar bursa tradisional. Kenaikan 10% mungkin bukanlah gelembung tapi bisa jadi hanyalah volatilitas harian. Kenaikan 100% mungkin bisa saja itu adalah jadi puncak, namun sering juga hal tersebut hanyalah permulaan saja untuk mencapai 1000%. Kenaikan 1000% mungkin saja itu menjadi puncak gelembung, tapi tidak ada jaminan bahwa kapan dia akan pecah dan anjlok, seperti yang biasanya dikatakan oleh para agan-agan di VIP yang menyebutnya dengan istilah “soooooooooooorrr gan sooor gan”.

Kedua, luangkan waktu untuk sekedar menonton grafik. Jangan membeli secara ceroboh, perhatikan kemiringan dan data-data yang ditunjukan oleh grafik. Dan janganlah membeli hanya karena takut bahwa nilai suatu Crypto ini akan meledak besok, seperti yang baru saja terjadi pada market BitcoinCash (BCH) di VIP, para trader dihipnotis dan dikompor oleh para cukong dan para kompor yang berada pada ruang chating, alhasil banyak trader yang terseok-seok. Oleh karena itu, bacalah, pahamilah, peringatkan diri sendiri dan belilah saat paralocho berpikir ini adalah waktu yang tepat untuk membeli. Dan, mungkin yang paling penting: Janganlah menjadi pecundang dan  jangan menjual terlalu dini. Bertahanlah, revolusi moneter baru saja dimulai.

Bagaimana cara menyimpannya?

Setelah mendapatkan cryptocurrencies, hal yang paling penting berikutnya adalah pertanyaan tentang bagaimana cara menyimpan aset tersebut. Berikut pilihannya:

1. Menyimpannya di Bursa

Jika paralocho berinvestasi tidak hanya pada Bitcoin tetapi juga pada beberapa Altcoins, biasanya tidak ada cara lain selain untuk menyimpan koin-koin tersebut di bursa, Novaexchange misalnya. Paralocho mungkin tidak ingin terlibat dalam masalah pemasangan, kompilasi, pemeriksaan perangkat lunak perusak, penggunaan, sinkronisasi dan pembaruan perangkat lunak untuk setiap koin yang kalian investasikan.

Sama seperti pada proses pembelian, kepercayaan kalian pada pertukaran menjadi hal yang sangat penting ketika kalian memutuskan untuk menyimpan koin di sana. Ada sejarah panjang tentang pembajakan (hacking) dan kebangkrutan yang terjadi pada Pasar Exchange Cryptocurrency, kejadian hacking yang paling terkenal adalah hack yang dilakukan oleh Mt. Gox, yang menyedot ratusan juta Dollar dana pelanggan. Jadi, jika kalian ingin menggunakan pasar pertukaran untuk menyimpan koin, kalian harus mengumpulkan beberapa informasi, misalnya:

  • Dimana perusahaan mereka berada?
  • Siapa pemiliknya dan bagaimana kredibilitasnya?
  • Sejak kapan beroperasi?
  • Apakah mereka menyediakan audit untuk memastikan koin-koin yang mereka sediakan?
  • Bagaimana umpan balik dan reaksi mereka terhadap permintaan pelanggan?

Bagi orang-orang di Eropa misalnya, Bitcoin.de adalah Exchange Market yang memiliki tingkat kepercayaan yang kuat. Bursa beroperasi tanpa kehilangan dana nasabah sejak tahun 2011, pemiliknya terkenal di komunitas Jerman dan Eropa, dan audit tahunan oleh perusahaan eksternal memeriksa apakah semua koin tersedia. Tingkat kepercayaan ini, bagaimanapun juga, jarang dapat dicapai saat kalian memegang banyak altcoin. Itulah risiko yang harus kalian ambil.

2. Menyimpan secara Mandiri

Bagian penting yang revolusioner yang dimiliki oleh Cryptocurrencies  adalah tentang otonomi diberikan kepada masing-masing individu. Bagian inilah yang juga penting mengenai bagaimana cara menyimpan aset Cryptocurrencies. Kalian tidak membutuhkan bantuan siapapun dan tidak perlu mempercayai siapapun selain diri sendiri. Yang kalian butuhkan hanyalah mengunduh perangkat lunak yang bebas dan terbuka.

Sekali lagi, kalian memiliki banyak pilihan dengan Bitcoin. Untuk crypto yang paling terkenal ini, ada banyak dompet yang disediakan untuk setiap perangkat. Perangkat lunak misalnya, perangkat ini bisa digunakan untuk menerima, menyimpan dan mengirim Bitcoin. Ada pula klien Bitcoin yang disebut full node, klien ini memberikan tingkat otonomi tertinggi, tapi juga membutuhkan banyak waktu untuk melakukan sinkronisasi dan disk untuk penyimpanan data pada blockchain. Sedangkan yang lebih mudah digunakan adalah klien ringan seperti Electrum, dan software-software semacam ini biasanya tersedia untuk setiap perangkat.

Penting untuk diketahui, bahwa saat menyimpan Cryptocurrency sendiri, hanya diri kalianlah yang bertanggung jawab atas keamanan dan penjagaan dari koin-koin tersebut. Jika smartphone jatuh ke dalam air, koin bisa hilang. Jika terkena malware di komputer, koin bisa hilang. Dan seterusnya dan seterusnya.

Namun untungnya kalian dapat memiliki lebih dari satu pilihan untuk melakukan backup. Pertama, kalian dapat menyalin file dompet (wallet) anda pada USB. Sebaiknya gunakan dua atau tiga USB. Kedua, kalian bisa mencetak kunci pribadi (private key) kalian sendiri. Private Key adalah informasi paling awal yang paralocho butuhkan untuk merekonstruksi akses ke koin yang termasuk dalam alamat tertentu, di mana saja dan setiap saat. Dan ketiga, ada diantara dompet-dompet elektronik tersebut yang disebut benih atau seed, yaitu kalimat 12 sampai 24 kata acak. Dengan menggunakan kalimat itu, kalian tidak hanya bisa menyelamatkan satu alamat saja, tapi setiap alamat yang pernah dibuat dengan dompet tersebut. Dan jika kalian mencetaknya, kalian tidak perlu khawatir dengan koin-koin milik kalian tersebut.

Salah satu pilihan teraman adalah dengan menyimpan Bitcoin yang kalian punya pada dompet yang berbentuk perangkat keras (hardware) seperti Trezor atau Ledger. Perangkat ini adalah semacam smartcard atau mesin mikro yang bisa menghasilkan kunci dan dapat menandatangani transaksi tanpa melibatkan komputer utama secara langsung. Bagian paling rentan dari Bitcoin – private key ini, sama sekali tidak berhubungan dengan internet. Namun, yang dianggap lebih aman lagi adalah dompet kertas (printed wallet). Yaitu dengan mencetak backup data kalian dan menghapus dompet dari mesin mana pun yang terhubung ke Internet. Tidak ada koneksi, tidak ada komputer, tidak ada hacker. Hanya selembar kertas, yang bisa menyimpan jutaan atau miliaran Dollar.

Bagaimana tentang Pajak yang dikenakan di Indonesia?

Hal tentang perpajakan ini tampaknya masih berada pada ranah yang abu-abu di Indonesia, selain karena belum ada pengaturan definiti tentangnya, hanya terdapat satu sumber dari internet yang berhasil Cryptolocho lacak, yaitu berupa pernyataan Bank Indonesia terkait Bitcoin dan Virtual Currency lainnya yang disampaikan pada siaran pers Tanggal 6 Februari 2014, yang pada intinya mengatakan bahwa Bitcoin dan virtual currency lainnya bukan merupakan mata uang atau alat pembayaran yang sah di Indonesia, sehingga masyarakat dihimbau untuk berhati-hati dan menanggung sendiri segala resikonya.

Namun meskipun demikian, yang dapat kita lakukan adalah dengan melakukan pengkajian terhadap ketentuan pajak yang telah ada, diantaranya adalah Pasal 4 ayat (1) huruf (d) Undang-undang PPh dan Pasal 1A ayat (1) huruf (a) Undang-undang PPN. Untuk detailnya bisa kita lihat pada tabel dibawah ini:

 

Cara Investasi Cryptocurrency
Image Courtesy: https://blog.bitcoin.co.id/panduan-perpajakan-bitcoin-di-indonesia/

Paralocho harus tetap memegang teguh sebuah prinsip, bahwa tidak ada hal yang pasti di dunia ini, kecuali dua hal, kematian dan perpajakan. Oleh karena itu, cepat atau lambat pengaturan mengenai perpajakan Cryptocurrency pasti akan dibuat dan diberlakukan, dan sebagai konsekuensinya paralocho harus menaatinya sebagai bentuk kecintaan terhadap negara Indonesia dan rasa nasionalisme paralocho sekalian, ini kata kawan.

Mengakhiri artikel ini, Cryptolocho hendak menyampaikan sebuah hal yang sangat penting dan mungkin bisa mengubah kehidupan paralocho, bahwa yang terpenting dari keseluruhan rangkaian kehidupan ini adalah saat ini, disini dan begini, bagaimana sikap paralocho menikmati segala macam hal yang sedang terjadi adalah yang paling utama, sedangkan tentang besok atau tentang nanti, hanyalah sekedar ilusi dan seringkali hanyalah ketakutan-ketakutan yang di reka-reka oleh pikiran. Belajar dan lakukanlah sesuatu hari ini! Selamat beraktifitas dan selamat menyelami dunia Cryptocurrency yang baru ini.

 

Rahayu!

 

Sumber:

https://blockgeeks.com

http://www.bi.go.id/id/ruang-media/siaran-pers/Pages/SP_160614.aspx

https://translate.google.com Matur Sembah Nuwun Mbah.

 

4 COMMENTS

  1. Selamat malam bro, saya baru mau memulai nih untuk main bitcoin. Kalo mau tanya2 mengenai bitcoin ini ada email/contact yang bisa saya hubungi ga ya? Siapa tau bisa sharing ilmunya

    • Hi Roy, terimakasih sudah menyempatkan untuk berbagi komentar. Tim kita sedang mengusahakan untuk mendevelop bagian diskusi dan chatroom, nanti kita bisa sharing ilmu disitu. Untuk sementara untuk bertanya-tanya bisa langsung ke email kami terlebih dahulu yang berada di halaman kontak. Terimakasih.

  2. Selamat pagi
    Mau tanya kalo pajak bitcoin berarti perhitungannya bagaimana?

    Semisal modal awal untuk dibelikan Bitcoin sebesar 2 juta rupiah sehingga mendapatkan 1 Bitcoin. Kemudian setelah berjalannya waktu, 1 Bitcoin yang dimiliki tersebut harganya menjadi 10 juta rupiah. Kemudian Bitcoin tersebut saya jual, dan kemudian modal saya meningkat menjadi 10 juta rupiah.
    Berapa rupiahkah pajak yang harus dibayar?

    Terima kasih sebelumnya

    • Halo Pak Daniel,

      Kami coba jawab dengan keterbatasan pengetahuan kami ya pak, menurut kami secara idealnya yang akan dianggap sebagai pendapatan bapak dan dianggap sebagai obyek PPH adalah pendapatan pak Daniel ketika Pak Daniel menukarkan bitcoin tersebut menjadi fiat money. Yaitu melalui proses withdraw dari exchange market ke rekening bapak. Namun lagi-lagi, karena pengawasan dari pemerintah belum begitu ketat dan menciptakan regulasi terkait aset digital in, oleh karena itu banyak pelaku trading yang tidak membayar pajak atas penghasilan mereka tersebut. Dengan meningkatnya transaksi dan volume bitcoin kami kira akan meningkatkan pula perhatian pemerintah untuk mengatur mengenai hal tersebut. Kita tunggu saja pak.
      Demikian disampaikan,
      Terimakasih.

      Salam,
      Cryptolocho

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here