Gravio – Satukan Dunia Dengan Bahasa

89
0
SHARE

Satu Bahasa

Berdasarkan sejarah yang dituliskan pada kitab Judaism-Kristen, terdapat suatu masa pada jaman dahulu kala dimana manusia bumi berbicara dengan bahasa yang sama (Kejadian 11:1-9). Adakah paralocho yang mengetahui pada zaman apakah hal tersebut terjadi? Ya tepat sekali, keadaan tersebut terjadi pada zaman Babylonia. Dikatakan dalam scripture-scripture samawi bahwa pada masa tersebut semua manusia adalah satu bangsa dan berkomunikasi menggunakan bahasa yang sama.

Tidak dapat dipungkiri, dengan kemudahan berbahasa dan komunikasi antar manusia pasti akan menyebabkan keadaan dimana informasi dan pengetahuan sangat mudah diberitakan atau disebarkan. Keadaan seperti itu pasti akan sangat membantu manusia dalam usahanya untuk kembali ke mendapatkan keadaan seperti semula yaitu dengan cara melestarikan keindahan dan ketentraman di dunia atau orang jawa menyebutnya dengan ajakan hamemayu hayuning buwana.

Namun sayangnya, kenikmatan yang manusia Babylonia dapatkan kala itu tidak dimanfaatkan untuk memelihara bumi sebagaimana yang seharusnya, malah justru sebaliknya, karena terdorong oleh hasrat kesombongan, manusia jaman itu malah berencana untuk membangun sebuah menara yang puncaknya sampai menyentuh langit hanya untuk alasan agar nama mereka menjadi terkenal. Oleh karena itu, disebutkan Yahweh (Tuhan dalam kitab tersebut) turun ke bumi dan mengacaukan manusia-manusia tersebut sehingga mereka jadi berbicara dengan berbagai macam bahasa. Dari kejadian itulah kota tersebut disebut Babel yang dalam bahasa aslinya berarti “kekacauan”.

Dan di zaman kita hidup ini yang bertahunkan 2017 setelah masehi, dikatakan bahwa jumlah keseluruhan bahasa yang digunakan di bumi adalah sekitar 6,909 bahasa (sumber: Ethnologue). Ribuan bahasa tersebut tentu sangat menyebabkan kesulitan dan tantangan tersendiri bagi manusia-manusia untuk kembali meniti jalan menuju keutuhan (unity) dan sampai pada gerbang zaman Windu Kencana dimana seorang secara bersama-sama dapat merasakan kebahagiaan, ketentraman dan kedamaian.

Gravio – Menghubungkan Semua

Berangkat dari permasalahan sebagaimana disebutkan diatas, para ahli teknologi berbasis blockchain dari Rusia yang menamakan diri sebagai Gravio sedang merencanakan untuk membuat platform terdesentralisasi yang diharapkan dapat menyatukan kembali bahasa yang ada di dunia dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi terdesentralisasi.

Dalam laman yang dimuat pada web Gravio, mereka mengatakan tentang kepercayaan mereka terhadap sistem terdesentralisasi yang terbuka seperti Cryptocurrency dan berhasrat untuk menyatukan semua orang, bisnis dan pengetahuan melalui prinsip-prinsip sederhana namun dapat dipahami secara luas.

Secara konsep, yang akan dibangun Gravio adalah sebua ekosistem komunikasi baru (baik C2B, B2B, C2C) yang memungkinkan semua pengguna baik pengguna virtual maupun pengguna nyata untuk dapat saling berkomunikasi menggunakan bahasa lokal. Dalam misinya dikatakan mereka akan mampu untuk menyediakan:

  • Ruang terunifikasi untuk melakukan komunikasi yang aman
  • Ruang terunifikasi untuk melindungi informasi
  • Ruang terunifikasi secara semantik
  • Ruang terunifikasi Geoinformasi
  • Ruang terunifikasi untuk mendapatkan dan membelanjakan Cryptocurrency dengan menggunakan Gravio Coin (Mata uang digital untuk dunia, inilah salah satu elemen dasar yang mendasari GRAVIO Ecosystem)

Berikut adalah penjelasan secara singkat bagi paralocho apabila tertarik untuk bergabung pada proyek atau menjadi investor dalam proyek Gravio ini:

Secara Struktural, di dalam ekosistem Gravio akan memiliki 3 konsep yang akan membantu para pengguna Gravio yaitu:

  • Pembayaran terintegrasi dan aman dalam ekosistem Gravio
  • Setiap pengguna Gravio akan memiliki sebuah wallet atau dompet dan sejumlah GIOs gratis
  • GIO akan diperjualbelikan di exchange-exchange terpopuler

    Detail tentang Gravio Coin:

  • Total token yang akan didistribusikan 2.000.000.000 (dua milyar koin)
  • Coin premine yang akan dikeluarkan adalah sebesar 10% yaitu sejumlah 200.000.000 (dua ratus juta tokens)

    Rincian Teknis Gravio koin

  • Halfing: ~2 years (1.9 years)
  • Block reward: 1000 coins
  • New block: 1 min
  • Difficulty recalculation: 1 day
  • Block size: ~2 MiB
  • Algorithm: scrypt / POW
  • Mining pool: n/a till ICO starts
  • Block explorer: n/a till ICO starts
  • Sources: Graviocoin Core v0.1.6.1 – n/a till ICO starts
  • Code base: Litecoin Core v0.13.2.1

    Premine distribusi akan dibagi menjadi sebagai berikut:

  • Investor sejumlah 75% dari total token yaitu sebesar 150.000.000.000 token
  • Respon dari pertumbuhan komunitas sebesar 20.000.000 token

(Bounty Campaign 1,5% dan new user Gravio 8,5%)

  • Motivasi tim dan pengembangan sebesar 15%

Nah, menarik bukan? jika ada diantara paralocho yang tertarik untuk mengikuti perkembangan proyek atau sekedar menjadi bounty secara lengkap informasinya dapat dibaca melalui quicklink berikut ya:

Website: klik disini

Facebook: klik disini

Twitter: klik disini

Bitcointalk: klik disini

Kontak: info@gravio.net

Peta Perjalanan proyek GRAVIO ini dapat paralocho saksikan pada gambar berikut ini:

Gravio ICO
Image Courtessy: Gravio Website, Peta Perjalanan Bisnis Gravio

Cryptolocho sendiri berharap, bahwa dengan adanya teknologi-teknologi berbasis blockchain seperti GRAVIO ini yang memiliki konsep utama memberikan pengertian dan kemudahan kepada setiap manusia yang ada di bumi untuk menuju kepada keutuhan kehayuan alam semesta adalah sebagai bentuk usaha para manusia untuk kembali mencercap nikmat udara dan keindahan yang berada di taman firdaus. Tanpa sekat ras, bangsa, bahasa atau identitas-identitas fana yang lain dan hanya cukup hidup di dunia ini dengan menjadi MANUSIA atau WONG.

 

Rahayu sagung tumitah dumadi (May all the creatures be happy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here