Teknologi Blockchain Dalam Tiga Menit

49
3
SHARE

Teknologi Blockchain. Blockchain adalah sebuah gabungan dari beberapa teknologi  yang terus dikembangkan di dunia teknologi finansial (fintech) belakangan ini, banyak perusahaan-perusahaan raksasa diantaranya seperti IBM dan Microsoft  memulai berinvestasi pada teknologi blockchain ini. Blockchain, secara sederhana dapat dipahami sebagai buku besar atau general ledger yang berfungsi untuk mencatat setiap transaksi yang terjadi dalam suatu komoditi, tapi uniknya, buku besar ini tidak seperti buku besar yang dimiliki oleh suatu korporat atau suatu organisasi apapun yang terpusat seperti halnya bank atau industri finansial pada umumnya, transaksi yang terjadi pada blockchain ini dicatat oleh dan disebarluaskan oleh ribuan komputer di dunia yang dikelola oleh publik.

Pada mulanya teknologi ini memang diinisiasi oleh Bitcoin (mata uang digital pertama yang beredar menggunakan teknologi tersebut), namun kini teknologi buku besar tersebut mulai dapat digunakan dan diaplikasikan untuk berbagai macam proyek dan bisnis seperti dalam bidang pendidikan, hukum, ketenagakerjaan dan masih banyak lagi.

Dengan teknologi blockchain ini, semua transaksi yang terjadi didistribusikan dan disebarluaskan untuk seluruh pengguna internet, para pembacapun sekarang bisa menyaksikan transaksi-transaksi yang terjadi di dunia ini disini.

Dari perspektif yang mungkin pembaca kenal , block atau blok tersebut mungkin tidak tampak berbeda dari hal-hal yang sudah akrab dengan para pembaca sekalian, misalnya Wikipedia. Seperti Wikipedia, masukan informasi atau entri dalam Wikipedia bukanlah produk dari satu penerbit. Tidak ada satu orang pun yang mengontrol informasi tersebut.

Seperti halnya Wikipedia, dalam teknologi blockchain juga demikian, banyak orang dapat berkontribusi dengan menulis entri ke dalam catatan informasi dan komunitas pengguna dapat mengontrol bagaimana catatan informasi diubah dan diperbarui.

Namun perbedaan mendasar yang membuat teknologi blockchain menjadi lebih jelas daripada wikipedia adalah jika informasi master copy di Wikipedia diedit di dalam server yang terpusat dan semua pengguna melihat versi yang baru, namun dalam kasus blockchain, setiap  informasi yang dicatat di dalam jaringan akan sampai pada kesimpulan yang sama, masing-masing pengguna akan memperbarui catatan secara independen, dengan rekaman yang paling populer dan menjadikan catatan resmi de-facto sebagai pengganti salinan master. Perbedaan inilah yang membuat teknologi blockchain sangat berguna.  Hal ini merupakan inovasi dalam pendaftaran dan distribusi informasi yang menghilangkan kebutuhan pihak terpercaya untuk memfasilitasi hubungan digital.

Dengan segala macam kelebihannya sebagaimana disebutkan diatas, sebenarnya teknologi blockchain ini bukanlah teknologi yang baru, karena  jika dilihat lebih dalam, sebenarnya teknologi ini adalah kombinasi dari teknologi-teknologi yang sudah ada namun diterapkan dengan cara-cara yang baru. Teknologi tersebut merupakan gabungan-gabungan tertentu dari tiga teknologi yaitu internet, kriptografi dan protokol-protokol yang mengatur pemberian insentif-insentif.

Berikut adalah penjelasan dengan menggunakan tabel mengenai teknologi yang menjadi dasar teknologi blockchain:

Teknologi Blockchain
Cara Teknologi Blockchain Bekerja

Hasilnya dari penggabungan teknologi tersebut diatas adalah sebuah sistem yang dipergunakan untuk interaksi digital yang tidak memerlukan pihak ketiga yang terpercaya. Sebuah jaringan terbentuk secara otonom untuk mengamankan hubungan digital yang secara implisit dipasok oleh arsitektur jaringan blockchain yang elegan, sederhana namun kuat.

Mungkin tulisan diatas belum menjelaskan secara detail tentang apa itu blockchain, namun percayalah bahwa pepatah learning by doing itu sangat benar adanya, yaitu dengan maksud agar pembaca mendapat dimensi eksperimentalnya. Karena ada tertulis juga, carilah maka kau akan diberikan, ketuklah maka pintu akan dibukakan.

Rahayu!

3 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here