Serba-serbi Initial Coin Offering (ICO)

52
1
SHARE

ICO (Initial Coin Offer) adalah istilah yang akhir-akhir ini mendapatkan popularitas di dunia cryptocurrency. Istilah tersebut digunakan untuk mendefinisikan proses penggalangan dana atau investasi dalam bentuk mata uang digital untuk sebuah proyek tertentu. Banyak perusahaan-perusahaan startup di seluruh dunia menggalang dana dengan cara yang baru ini, yaitu dengan cara mengeluarkan token atau koin digital dan artikel ini bermaksud untuk menjelaskan bagaimana mekanisme ICO tersebut bekerja.

Sebenarnya mekanisme ini kurang lebih sama dengan mekanisme IPO (Initial Public Offering) yang biasa kita kenal di pasar bursa, hanya saja, alih-alih saham biasa, para peserta investasi akan mendapatkan koin sejumlah dengan berapa banyak investasi mereka. Token atau koin yang diberikan tersebut berfungsi sebagai saham untuk investor yaitu untuk memastikan keterlebitannya atau partisipasinya dalam proyek tersebut dan sebagai imbalannya para investor tersebut akan mendapat bagian dari keuntungan proyek tersebut. Misalnya, sebutlah terdapat sebuah koin bernama Koin A dikeluarkan untuk Proyek A dan Koin B dikeluarkan untuk Proyek B, dan seterusnya. Karena Koin yang seperti saham diatas maka nilai koin tersebut hanya memiliki nilai dalam lingkup proyek tertentu tersebut. Dengan demikian koin untuk Proyek A tidak mempengaruhi koin untuk Proyek B.

Mekanisme ICO memiliki sejumlah fitur berguna, seperti:

  • Koin ICO dapat dibagi atau dikonsolidasikan. Sama seperti koin cryptocurrency biasa
  • Koin ICO memiliki anonimitas yang sama seperti kripto yang biasa.
  • Koin dapat dijual atau dibeli di bursa kriptocurrency yang secara alami akan diperdagangkan di dalamnya.

Namun, terlepas dari semua daya tarik ICO sebagaimana disebutkan diatas, ICO memiliki satu kelemahan. ICO bagus untuk mengumpulkan dana dan untuk meluncurkan sebuah proyek, namun tidak mengenai mekanisme untuk mendistribusikan keuntungan, oleh karena itu operasi bisnis proyek di antara para pemegang saham masih perlu dipikirkan dan ditemukan cara-cara yang tidak merugikan investor.

Salah satu contoh program ICO yang saya ketahui adalah Tomahawk Coin yang diusung oleh perusahaan eksplorasi minyak dan gas yaitu Tomahawk Exploration LCC yang terdaftar di Nevada dengan kantor pusat di Kent County, negara bagian California. Tomahawk Coin menggunakan waves platform atau dompet waves untuk menjembatani di antara dua dunia perdagangan, yaitu dunia mata uang digital dan kepemilikan ekuitas di Tomahawk Exploration LLC.

Tomahawk Coin ICO

Mereka membuat 200,000,005 Tomahawk Coin tanpa dilengkapi opsi untuk menambah atau memproduksi koin-koin baru di masa mendatang. Mereka memiliki visi bahwa dalam kurun waktu 18 bulan kedepan, koin-koin tersebut dapat diperdagangkan di semua pasar perdagangan cryptocurrency di dunia dan mendapatkan investor dari hasil perdagangan tersebut. Adapun model bisnis yang ditawarkan oleh perusahaan ini adalah dana-dana yang berhasil dikumpulkan dengan mekanisme ICO ini akan digunakan untuk memulai mengeksplorasi dan memulai pengeboran minyak di Kern River Oil Field di negara bagian California. Ladang minyak ini diklaim menghasilkan 66% minyak dari keseluruhan persediaan minyak di negara bagian California dan merupakan 10% dari persediaan total minyak di Amerika.

Untuk lebih jelasnya silahkan langsung menuju tempat kejadi perkara untuk melihat whitepapper dari perusahaan ini disini dan websitenya ada disini.

Selain Tomahawk Coin, dalam samudera blockchain yang tanpa batas ini masih banyak bertebaran proyek-proyek serupa yang dapat anda temukan dengan melakukan pencarian di search engine dengan kata kunci pencarian “new ico”.

Demikianlah serba-serbi memayutech tentang ICO semoga bermanfaat.

Rahayu.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here