Cryptocurrency Dengan Analogi

19
0
SHARE

Ada sebuah analogi menarik untuk memahami apa itu cryptocurrency. 100 tahun yang lalu orang-orang Yap, sebuah pulai di samudra Pasifik atau yang biasa disebut Micronesia menggunakan cakram batu besar sebagai alat pertukaran atau uang. Gambar pada halaman ini menunjukan seberapa besarnya cakram batu tersebut.

Yap dan Batu Cakram

Orang-orang Yap ini menggunakan batu-batu tersebut untuk membiayai kebutuhan-kebutuhan besar mereka seperti mas kawin, menikah dan mengadakan hajat-hajat yang lain. Karena ukuran-ukuran batu tersebut yang sangatlah besar dan tidak bisa dipindahkan, maka penduduk pulau itu tidak bisa dan tidak mau repot-repot memindahkannya. Mereka menemukan sebuah cara yang paling efektif bagi mereka yaitu dengan sekedar melakukan pertukaran kepemilikannya dengan cara diumumkan dihadapan masyarakat umum, yang mana informasi kepemilikan sebuah batu tersebut menjadi pengetahuan umum.

Nah, karena kepemilikan sebuah batu diketahui oleh umum dan tidak bisa dipindahkan sembarangan, maka hal tersebut membuat pencurian atau kecurangan sangatlah sulit untuk dilakukan.

Setiap penduduk tidak akan bisa menggunakan batu orang lain karena semua orang tahu siapa pemilik batu tersebut. Setiap penduduk yang memiliki batu cakram tersebut tidak akan bisa menggunakan batu yang sama untuk dua kali transaksi karena semua orang juga akan tahu. Dan yang paling penting, para penduduk pulau Yap tidak akan pernah bisa memalsukan alat pertukaran tersebut karena mereka harus mengukir dan melubangi batu terlebih dahulu yang mana tidak ada satupun penduduk di pulau itu yang bisa melakukan hal tersebut.

Dengan keadaan yang seperti itu, sebenarnya penduduk pulau Yap ini sudah menemukan sebuah sistem keuangan yang hebat. Namun sayangnya, tidak dikembangkan secara lebih besar dan lebih maju.

Kehadiran Cryptocurrency dalam dunia finansial global sebenarnya adalah untuk menjawab kebutuhan sistem pertukaran yang sama seperti apa yang dilakukan oleh penduduk Yap, namun dalam skala yang lebih besar dan lebih efesien.

Penjelasannya begini, salah satu cryptocurrency yang disebut bitcoin ini boleh dikatakan dalam posisi diam tidak bergerak, mereka tetap diam dan berada dalam buku besar (general ledger) yang disebut blockchain. Siapa saja di dunia yang dapat mengakses internet bisa memeriksa buku besar tersebut disini. Karena siapa saja dapat melacak dan mencari informasi tentang kepemilikan sebuah aset, maka potensi kecurangan akan sangat dapat diminimalisir.

Pertama, seseorang tidak akan bisa menghabiskan bitcoin milik orang lain, karena semua orang tahu siapa pemilik bitcoin tersebut dari informasi yang berada pada buku besar tadi.

Kedua, seseorang tidak akan bisa menghabiskan bitcoin tersebut sebanyak dua kali untuk melakukan transaksi, karena jaringan buku besar tadi secara terus menerus memperbaharui informasi datanya dan hanya ada satu buku besar yang dikelola oleh publik secara otonom.

Ketiga, seseorang tidak bisa memalsukan bitcoin, karena untuk membuat sebuah bitcoin seseorang penambang (istilah untuk para pencari bitcoin melalui penambangan) diwajibkan untuk memecahkan soal-soal dalam sebuah algoritma-algoritma matematika yang terus diperbaharui dalam jangka waktu 10 menit sekali. Setiap penambang yang berhasil memecahkan soal matematika tersebut akan mendapat bitcoin baru sebagai hadiah dan yang terpenting tidak ada cara untuk memalsukan jawaban-jawaban dari soal-soal tersebut. Jadi yang menjadi perhatian adalah bisa atau tidak bisa, benar atau salah dalam menjawab soal-soal tersebut.

Transparansi adalah kunci utama dari batu cakram Yap dan Cryptocurrency. Semua informasi yang dibutuhkan ada disana dan tersedia untuk diketahui publik. Siapapun dapat mengamati dan memvalidasi apakah terdapat pembayaran dari pemilik yang memang-memang berhak menggunakan koin tersebut. Jadi pada intinya, sistem ini tidak memerlukan kepercayaan lagi antara orang-orang yang bertranksaksi dan berinteraksi menggunakan sarana ini, karena memang sistem yang menghilangkan kemungkinan untuk terjadinya kecurangan.

Semoga artikel yang kurang bermanfaat ini bisa sedikit membantu meningkatkan pemahaman para pembaca yang budiman mengenai apa itu Cryptocurrency dan kelebihan-kelebihan yang dimiliki.

Rahayu!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here